Buat kamu :)

19 Des

heii, coba kamu berhubungan dengan laki-laki lain dulu deh.
soalnya kayaknya aku yang terlalu maksain kamu, kamunya juga gak gitu’ banget dengan aku.
aku yakinin deh, kalo kamu udah bosen dengan gebetan kamu, aku janji langsung ngampiri kamu, dan meminta cinta kamu lagi, jadi biar cinta kamu tu tulus sama aku, jadi dengan kejadan kamu putus dengan gebetan kamu, kita punya perasaan yang baru lagi, jadi kamu gak ngebelakangi aku lagi saat deket aku, dan kamu mulai sadar bahwa aku lah yang terbaik.

Aku telah melakukan apapun untukmu

19 Des

Dear kasih, mengapa kau lakukan semua ini kepadaku.
apakah semua kesalahanku selalu tidak bisa dimaafkan olehmu, sehingga kau campakanku seperti seseorang  yang tak mempunyai kemampuan dalam memberimu kebahagiaan.
kasih cobalah engkau tidak membelakangiku saat kau berada didekatku, itu sangat membuatku hilang arah dan serasa tidak mempunyai tujuan hidup.
kasih jadilah motivasiku untuk menjalani hidup ini, dan jangan engakau sebagai penghancur hidupku.
walaupun kau menghancurkan hidupku, tetapi aku akan selalu menyayangi dan mengasihimu, dan itu akan menyakitkanku tetapi tidak untukmu kasih.
kasih aku mohon kepadamu utntuk bangun dari mimipimu dan mulaililah sadar jika aku adalah yang terbaik untukmu.

Cc : 3> R

Berhubungan dengan baik dan romantis

17 Des

Gambar

Kali ini kita ngomongi soal hubungan seks dulu ya hehe
kali ini kita akan mempelajari trik agar hubungan seks berjalan dengan mudah dan dengan perasaan yang mendebar-debar.
wanita suka dikejutkan dengan sikap laki-laki yang tiba-tiba ingin meberikan kepuasan baginya.
yaitu dengan cara, pertama kita mencium keningnya dengan perasaan tulus dan romantis, lalu kita mulai menggodanya dengan kata-kata yang sangat menyanjung keadaan fisiknya.
lalu kita mulai mencium bagian leher dengan selembut mungkin dan menggunakan sedikit jilatan lidah untuk menggariahkannnya.
pasti sang wanita ingin langsung mencium bibir laki-laki.
dan dalam keadaan ini wanita ingin segera melakukan hubungan seks dengan laki=laki, tetapi ingat kita jangan melakukannya dengan tergesa-gesa, kita haru melakukannya dengan rileks, dan santai, baru dalam 5 menit kita melakukan dengan perlahan, kita mulai mnikuti kemauan wanita yang ingin bermain cepat dan agresif.
setelah kita melakukan hubungan itu jangan sampai kita mencuekan sang wanita, karena ini akan membuat sang wanita meras bosan bermain dengan kita, ajak wanita itu berbincang romantis dengan keadaan berbaring santai, ini membuat wanita ingin melakukannya dengan kita dan selalu mengingat pengalaman-pengalaman saat berhubungan dengan kita.
tetapi jika wanita sedang tidak ingin melakukan hubungan ini jangan sampai kita memaksakan, karena ini akan membuat wanita merasa tidak dihargai dan membuat perasaan wanita ini sedih.

Sebuah Pekerjaan terasa mudah

17 Des

Gambar

Banyak yang berfikir suatu pekerjaan itu terasa berat setiap hari.
tetapi juga banyak yang beranggapan semua pekerjaan bisa di menej dengan baik.
sebenarnya prinsipnya sangat mudah sekali untuk membuat pekerjaan terasa tidak berat, yaitu mengerjakannya dengan tekun dan kesabaran yang tinggi.
seperti saya, sangat lelah setiap hari menjalani pekerjaan yang sama.
misalnya : Kuliah, mengikuti seminar sampai sore, menjalani pekerjaan rumah dari mencuci piring, baju, sampai dengan membersihkan rumah.
dan terkadang pekerjaan itu mngambil waktu istirahat saya.
wah rasanya setiap hari melakukan pekerjaan ini sangat pegal sekali, apalagi jika pekerjaan ini dilimpahkan kepada kita sendirian.
tetapi satu kunci dari saya, yaitu jalani apa yang ada, dan jangan menunda ataumenumpuk” suatu pekerjaan, itu akan membuat pekerjaan kita lebih berat, dan tidak akan selesai.
dan jangan mengomel dibelakang, karena ini akan membuat motivasi kita untuk menyelesaikannya menjadi sia-sia.

Peraturan dewan pers

17 Des

Peraturan Dewan Pers

 

Pedoman Pemberitaan Media Siber

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

1. Ruang Lingkup

  1. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber, antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog, forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.

2. Verifikasi dan keberimbangan berita

  1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
  2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan.
  3. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:
    1. Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak;
    2. Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
    3. Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
    4. Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam kurung dan menggunakan huruf miring.
  4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan, hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.

3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)

  1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, yang ditempatkan secara terang dan jelas.
  2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
  3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan:
    1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
    2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan;
    3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).
  5. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c). Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna.
  6. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima.
  7. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c), dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c).
  8. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).

4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab

  1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
  3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
  4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain, maka:
    1. Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
    2. Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber, juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu;
    3. Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
  5. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

5. Pencabutan Berita

  1. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
  2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut.
  3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik.

6. Iklan

  1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.
  2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”, ”iklan”, ”ads”, ”sponsored”, atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan.

7. Hak Cipta
Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

8. Pencantuman Pedoman
Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas. 

9. Sengketa
Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers. 

Jakarta, 3 Februari 2012
(Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta, 3 Februari 2012).

Selalu tidak dianggap & tidak dimengerti oleh pasangan

17 Des

Kita pernah menyadari kadang sesuatu yang kita lakuin buat pasangan kita itu tidak ada gunanya.
contohnya sewaktu kita udah ngelakuin sesuatu yang lebih buat dia, tetapi gak ada apa”nya bagi dia.
mungkin ini sebagian dari kita yang membuat hubungan kita gak berjalan dengan apa yang dengan kita inginkan.
dan juga terkadang kita terlalu melihat keromantisan orang lain, dan kita ingi mengaplikasikannya kekehidupan pribadi kita, tetapi tidak mudah untuk menjalaninya.
karena semua orang berbeda watak dan perilakunya.
kita harus menjadi diri kita sendiri, tetapi jika pasangan kita keras kepala, saya rasa hubungan ini akan susah untuk berjalan.
mungkin intinya adalah sabar untuk menghadapi pasangan.
Bagi yang menjalani sebuah hubungan, cobalah untuk saling mengerti satu sama lain, itu akan membuat hubungan kita berjalan dengan anteng dan damai :)

Gambar

Crazy Photo

16 Des

Crazy Photo

there is “only behavior dangdut singer

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.